Pulang kampung...
Mentari masih saja malu - malu dan malas beranjak dari peraduannya, tapi mataku terlanjur terbuka bak gorilla terbangun dari lelapnya, kucing tetangga masih saja mendengkur, ayam sebelah masih melatih anak-anaknya baris berbaris, jangkrik pun sudah berhenti bernyanyi... sayup dan semakin jelas ku dengar suara iklan di radio yang muncul dari dapur, plus klontangan suara piring dicuci, semerbak aroma masakan ibu yang selalu membuatku lapar, tak peduli seberpa penuh isi ususku...hmmm...udara di kamar terlalu dingin..kumatikan saja kipas angin yang semalam sudah membantuku menjauhkan dari lengketnya keringat di tubuhku, riuh suara anak - anak sekolah di seberang jalan, dan ramainya suara tetangga yang sedang bertukar informasi seputaran tetangga lainnya di pelataran rumah mereka, semua itu melengkapi hari indah yang selalu menetap di ingatanku. ku usap - usap mataku dengan harapan aku bisa segera terjaga dan memulai hari, hari bebas tanpa bekerja. kubiarkan otot dan belulangku rehat meregang ketegangan yang tersisa dari padatnya agenda kerjaku, yang terkadang bisa melebihi sibuknya jadwal presiden... sering kali benakku berujar, "cari duit gini amat..macam orang betuul aja,padahal, sudah jelas gaji 1 koma, habis tanggal satu, besoknya koma..ya dinikmati saja...mendadak lamunanu pecah berantakan..telinga tajamku bicara, perlahan namun pasti kudengar suara yang tak asing lagi...suara yang begituuu menggoda para wanita apalagi ibu - ibu di kampung untuk segera memanggilnya, dan tuk dijadikan persembahan pada suami tercinta dan anak anaknya. ah..makin lama makin jelas...yaaa itu diaaa...suara seorang bapak setengah baya yang selalu melintas di hadapan istana ayahku setiap hari...merdu merayu...dengan tagas namun pasti.. terdengar : Paaaaaaaaa...arindang deless tongkol...!!!..sahut pria sang penjual ikan asin, tongkol dan pindang itu...tak ayal membuat ibu-ibu penggosip berhenti dan memanggilnya.."wah, si mang fans nya banyak.." ujarku...sesaat otot bibirku pun tertarik untuk merentang senyum. hati kecilku bicara..."ahhhh...there's no place like home..alias tak ada yang senyaman dan seindah rumah...happy weekend everyone.
Adi Prawira
Tidak ada komentar:
Posting Komentar