Sabtu, 24 Desember 2011

galau

tengah malam itu ku terjaga..mata ku berdelik dan degup jantungku mulai tak berirama lagi..kudekap lenganku erat. ku baringkan wajahku di balik bantal..bagai khayal yang tak jua terwujud, seperti itu rasanya kuingin ku kembli terlelap..tuk lanjutkan mimpiku, yang terputus. deru suara kipas angin, hanya menambah galau yang tersisa. layu suara angin mengetuk kulitku tuk masuk ke pori - poriku..menusuk syarafku.lidahku kelu tak berdaya..entah apa yang ingin kuucap.namun mengapa itu sangat sulit tuk terlontar dari bibirku. kucari suara lain, namun percuma, mereka tlah nyenyak terbuai mimpi mereka. 

kucoba mainkan gitar..tapi tak bisa, karna memang aku tak bisa memainkannya, namun nada - nada itu terus terngiang di benakku, memaksa tuk keluar, memberontak tuk hadapi dunia. 

sepi, ya itu judulnya, kuberi nama itu tuk ku jadikan kata pertama yang kan terdengar, aku tak peduli siapa ,aku tak peduli bagaimana, aku pun tak peduli mereka suka atau dicampakan. aku hanya ingin menulisnya.

tapi apa dikata kala semua nada, kata dan irama itu mendadak lenyap!!!
yang ada hanya sesal,yang ada hanya dendam..yang ada hanyaa....duka, yang entah mengapa, terasa begitu kejam..mencabik merobek, mencaci hati ku yang serang rapuh...kubanting saja benakku jauh dan ku remas kertas itu. dan ku kembali terduduk...layu..

sebersit cahaya kelam menyelimuti jiwaku..tak sadar, tanganku bergerak dan terus bergerak, entah apa yang di lakukan, tapi dia hanya menyuratkan baris demi baris kalimat...

"aku
benci pada diriku
karena aku tak mau mengenal diriku

aku
benci pada hatiku
karena aku tak mau tersenyum padaku

aku 
benci saat saat itu
saat aku campakkan cinta yang ramah menyapaku

aku 
benci sama kamu..
karna kamu tak mau menoba tuk cintaiku.

aku 
benci sama kamu..
karna kamu terlalu sempurna tuk menjauh dariku

aku 
benciiii sama kamu, 
karna kamu tak setuju dengan khayalanku.

aku 
benci sama kamu, 
karna aku menyayangi kamu..

Adi prawira

Tidak ada komentar:

Posting Komentar