Kamis, 29 Maret 2012
suatu saat di pagi ini
dear god, aku punya khayalan yang renta, dan kau tau berapa tua aku lewati setiap detik di setiap harinya.
aku juga punya mimpi, mimpi akan adanya badai salju yang sejatinya kan mendinginkan setiap rongga lorong waktu, yang juga sudah kulewati, kau pun tau berapa lama aku menyusurinya,
aku juga punya harapan, selalu saja kupanjatkan lewat tangga maya menuju hadapanMu, aku tak tau tibakah semua surat itu ke kotak pos Mu di surga sana, tapi kau pasti tau, kemana hilangnya semua itu.
aku punya hidup, yang tlah kau pinjamkan kepadaku lewat bundaku yang lah rela melepaskanku ke dunia, dan mendengar, melihat, meraba dan berbicara, semua itupun tentangMu, dan ku tau itu karena Mu, kau pasti juga tau semua itu...
dan aku punya misi..yang tlah kau embankan ke pundakku yang lemah ini,semua manusia berkata begitu..lewat tatap, lewat sentuhan, lewat ujian yang selama ini kau sampaikan padaku, dengan berbagai cara...
aku pun tau itu pahit,
aku pun tau itu sedih
aku pun tau itu menyakitkan...
sering kali...paling tidak, itu yang kualami..
tapi aku juga punya rasa, yang juga kau hadiahkan kepadaku, hingga aku bisa tau, apa bentuknya tawa, angkara dan duka..
hingga aku mampu tau, bahwa kau pun menyayangiku...dengan caraMu.
dan aku pun punya keinginan, bahkan kebutuhan, akan kasih sayang yang indah, yang sepertinya lebih suka kau sampaikan pada mereka - mereka yang ada diluar sana, diluar jendela mataku. hingga mereka pun lupa. bahwa aku ada, bahwa aku tak suka di hina, bahwa aku tak mau di dera, dan bahwa aku pun punya rasa yang sama, dan tak mampu menahan siksa selamanya. kau anugerahi keindahan pada kaum yang khilaf. lupa, dan pendosa. tapi...tetap saja kau sukai mereka, dan mulai melupakan bahwa kau pun punya aku..dan banyak aku - aku di luar sana. yang menanti, giliran tuk merasakan kebahagiaan yang sama.
dan aku pun punya cinta, sebuah anugrah yang kau percayakan padaku, untuk bisa merasakan sayang, untuk bisa merasakan rindu, untuk menyentuh, dan untuk berpadu...tapi lagi lagi kau lupakan aku..lupakan kami...dan selalu saja dan saja..kau curahkan keindahan pada orang - orang pendosa.. dan pengkhilaf...lalu untuk apa kami disini?
dan aku pun punya murka, sebiah hadiah yang kau pinjamkan pada kami sang penderita...untuk bisa merasa kesal, untuk bisa merasa amarah, untuk bisa meluapkan angkara...
dan aku pun sadar, aku bukan apa - apa, aku bukan siapa - siapa...dan murkaku tak sebanding dengan ke"maha"anMu...
dan aku pun hanya mampu tuk kembali bermimpi..mimpi indah sekali...tentang aku yang kau sayang, tentang aku yang kau cinta...tentang aku yang ke basuhi dengan indahMu..rinduMu..dan semua yang terbaik tentangMu...
Dear God..izinkan aku meminta...karna aku pun punya hak untuk merasa bahagia.
AP.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar